Tampilkan postingan dengan label my mind. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my mind. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 April 2011

PESAN BUAT SAYA

"jadi orang itu harus fokus ngga boleh setengah setengah. ngga boleh gampang ngeluh, gaboleh terlalu sering ngerepotin orang. kalo bisa melakukan sendiri, lakukan sendiri. ngga usah ngeharapin orang lain. ngga boleh panikan. ingat, kalo semuanya pasti bakalan cepet berlalu kalo diselesaikan satu per sat. ngga boleh ngikutin orang. jadi cewe itu harus punya prinsip dan komitmen pribadi terhadap diri sendiri. ngga boleh somong. ngga boleh menganggap remeh orang lain. kalo ngomong harus dijaga, jangan sampai orang lain sakit hati sama kata-katamu. pokonya harus selalu improve diri sendiri ngga boleh stuck di tempat. boleh ngga dengerin kata-kata orang lain, tapi harus dengerin kata-kata orangtua apalagi kata-kata Tuhan. jangan egois ya mona. hidup itu ngga sendiri harus bisa berbagi dan saling toleransi dengan orang lain. tebarkan kasih sayang ke semua orang. jaga hati, mulut, dan pikiran selalu. "

Rabu, 27 April 2011

life oh life

hidup itu berat, ya memang benar.
terkadang bahkan seringkali saya merasakan hal itu. bukan cuma saya tapi seluruh manusia saya yakin juga merasakannya.
tapi kalau kita menganggap semuanya menjadi beban yang ada malah kita akan semakin terperosok karena tidak kuat menanggung beban itu.
tadi siang saya berbincang dengan seorang teman. dan entah mengapa, kata kata seperti ini keluar dari mulut saya

" beban itu jangan dijadikan sebuah beban yang membuat kita terpuruk,
tetapi jadikan SEMANGAT supaya kita bisa mencapainya untuk suatu target tertentu "

menghela nafas sejenak untuk menenangkan hati dan otak itu sangat penting bagi saya karena saya hanyalah manusia biasa. selalu belajar memperbaiki diri, bersyukur, dan menikmati semua yang Tuhan berikan dalam hidup saya. berusaha melakukan yang terbaik walaupun belum tahu hasilnya nanti akan menjadi yang terbaik atau tidak. tetapi rasanya sudah lebih dari cukup karena saya sudah berusaha semaksimal mungkin. sisanya biar Tuhan yang mengatur. 
belajar menyerahkan segala sesuatu dan mengikhlaskan segala sesuatu yang terjadi, maka hidup akan terasa lebih ringan.

merasa kehilangan seseorang yang sangat kita sayang itu memang berat. tetapi dari yang apa yang saya alami, hal itu akan menjadi sebuah pembelajaran. bagaimana seharusnya kita bisa menghargai dan menggunakan saat-saat yang Tuhan berikan kepada kita. kehilangan orang tua akan menjadi suatu pukulan yang sangat berat dan tidak akan pernah bisa terlupakan dan tertahankan untuk menahan air mata (trust it).


walaupun sudah hampir empat tahun ditinggal papa, rasanya masih tetap sama seperti pertama kali mendengar kabar yang sungguh sangat tidak diinginkan tersebut. penyesalan pasti akan dirasakan karena saya merasa belum bisa memberikan yang terbaik untuknya. tapi semua sudah diatur sama Tuhan. Tuhan punya rencana yang jauh lebih dahsyat dan saya yakin itu akan terjadi pada keluarga dan diri saya pribadi.


ini tahun kedua saya di jogja, Tuhan masih dan akan terus menjaga saya.
tetap berdoa tetap berusaha dan tetap optimis dalam menjalani hidup.
Tuhan tidak akan membiarkan anak-Nya berjalan sendirian.